KOTAMOBAGU – Komitmen memperkuat peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam pembangunan desa kembali ditegaskan melalui pertemuan strategis Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Sulawesi Utara (Sulut) bersama Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan pimpinan BPD se-Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Selasa (9/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Gedung DPRD Bolmong, sejak pukul 13.00 hingga 17.00 Wita ini menjadi momentum penting konsolidasi organisasi sekaligus penguatan sinergi lintas sektor.
Acara dirangkaikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) DPC ABPEDNAS Kabupaten Bolmong oleh Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Sulut, Feri Tas. Sementara itu, penyerahan pataka/panji dilakukan secara simbolis oleh Ketua DPD ABPEDNAS Sulut Ir. Stefanus BAN Liow, MAP, bersama Bupati Bolaang Mongondow Yusra Alhabsyi, Ketua DPRD Bolmong Onny Tumbelaka, serta Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kotamobagu Tasjrifin Muljana Abdul.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat penting, di antaranya Koordinator Bidang Intelijen Kejati Sulut Indra Saragih, Wakil Ketua DPRD Bolmong Sulhan Manggabarani, Pimpinan Bulog Cabang Bolmong Raya Christian Prasetya, serta jajaran Kejati Sulut lainnya.
Dalam sambutannya, Wakajati Sulut Feri Tas menegaskan pentingnya kolaborasi antara Kejaksaan dan ABPEDNAS melalui perjanjian kerja sama untuk mengoptimalkan Program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa). Program ini diharapkan mampu memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel.
“Kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam upaya pencegahan penyimpangan di tingkat desa sekaligus meningkatkan kapasitas aparatur desa,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Bolaang Mongondow Yusra Alhabsyi menyampaikan dukungan penuh terhadap kehadiran ABPEDNAS sebagai mitra strategis pemerintah desa. Menurutnya, sinergi yang baik antara BPD dan pemerintah desa akan mendorong percepatan pembangunan serta kesejahteraan masyarakat.
Ketua DPC ABPEDNAS Bolmong, Masriyanto Labaso, menyatakan komitmennya untuk menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab. Ia menargetkan pembentukan kepengurusan hingga ke tingkat kecamatan sebagai bagian dari penguatan struktur organisasi.
“Ini adalah tugas mulia. Kami siap bekerja maksimal demi kemajuan BPD dan desa di Bolmong,” tegasnya.
Tak hanya seremonial, pertemuan ini juga diisi dengan pemaparan materi yang mencerahkan bagi para peserta yang mayoritas merupakan anggota BPD se-Bolmong. Materi disampaikan oleh Pimpinan Bulog Cabang Bolmong Raya Christian Prasetya, Koordinator Intelijen Kejati Sulut Indra Saragih, serta jajaran pengurus DPD ABPEDNAS Sulut, di antaranya Sonny Pondalos, Dr. Magdalena Wullur, Drs. Jakried K. Maluenseng, John Tangka, dan Indry Wantasen.
Melalui kegiatan ini, diharapkan BPD di Kabupaten Bolaang Mongondow semakin profesional, berintegritas, serta mampu menjadi garda terdepan dalam mengawal pembangunan desa yang transparan dan berpihak pada masyarakat. (Lamk)
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.