BMM Matali Tumbangkan ZM FC Bolsel 1-0, Amankan Tiket Semifinal TCL 2026

KOTAMOBAGU – Laga sengit tersaji pada lanjutan Turnamen Totabuan Champions League (TCL) 2026, saat tim tuan rumah Bintang Muda Matali (BMM) berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas ZM FC Bolsel. Pertandingan berlangsung di Lapangan Nunuk, Kelurahan Matali, Kamis (23/7/2026).

Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim langsung tampil agresif. BMM Matali yang mendapat dukungan penuh dari suporter tuan rumah mencoba menekan sejak menit awal. Di sisi lain, ZM FC Bolsel mengandalkan serangan balik cepat yang beberapa kali merepotkan lini pertahanan lawan.

Pertandingan berjalan dengan tempo tinggi dan tensi yang cukup panas. Jual beli serangan tak terhindarkan, namun solidnya lini belakang kedua tim membuat skor tetap imbang tanpa gol hingga menjelang turun minum.

Gol yang ditunggu akhirnya tercipta di penghujung babak pertama, tepatnya menit ke-49. Berawal dari kemelut di depan gawang, bola rebound berhasil dimaksimalkan oleh Christo Taroreh menjadi gol semata wayang dalam pertandingan tersebut. Keunggulan 1-0 membuat tim tuan rumah semakin percaya diri.

Memasuki babak kedua, perjuangan ZM FC Bolsel semakin berat setelah harus bermain dengan sepuluh orang setelah Abdurrahman diganjar kartu merah usai menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran terhadap pemain Bintang Muda Matali.

Unggul jumlah pemain, BMM Matali semakin leluasa mengendalikan jalannya pertandingan. Sementara itu, ZM FC Bolsel tetap berupaya keras mengejar ketertinggalan meski dalam kondisi timpang. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan tuan rumah.

Kemenangan ini menjadi langkah awal yang sempurna bagi Bintang Muda Matali untuk melaju ke babak semifinal di ajang TCL 2026.

Ketua TCW Kotamobagu sekaligus sponsor utama TCL 2026, Michael Solat Bibisa, menegaskan bahwa turnamen ini tidak sekadar ajang olahraga, tetapi memiliki dampak sosial yang luas.

“Turnamen Totabuan Champions League digelar karena sepak bola bukan lagi sekadar cabang olahraga, melainkan telah bertransformasi menjadi fenomena sosial yang mampu menggerakkan massa, membangun karakter, dan menyatukan peradaban di tanah Totabuan Bolaang Mongondow Raya. Olahraga ini memegang peran strategis sebagai sarana hiburan sehat, memacu ekonomi lokal, serta instrumen efektif untuk mengarahkan energi positif bagi generasi muda,” ujar Michael.

Ia juga menambahkan bahwa TCL diharapkan mampu menghadirkan standar baru dalam pengelolaan kompetisi yang profesional, aman, dan bermartabat.

“Turnamen ini tidak hanya melahirkan juara di atas lapangan, tetapi juga menciptakan standar baru dalam pengelolaan kompetisi yang profesional, aman, dan bermartabat. Kepada seluruh penonton dan suporter, mari kita menjadi tuan rumah yang baik dengan menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan selama turnamen berlangsung,” tandasnya.

Michael pun menutup dengan memberikan semangat kepada seluruh peserta.

“Selamat bertanding kepada delapan kesebelasan terbaik. Mari kita raih prestasi dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas,” tutupnya.

Turnamen TCL 2026 sendiri terus menghadirkan pertandingan-pertandingan berkualitas dengan atmosfer tinggi. Duel antar tim bertabur pemain bintang menjadi daya tarik utama yang selalu dinanti para pecinta sepak bola di Bolaang Mongondow Raya. (Lamk)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.