Lurah Matali Cari Solusi Atasi Antrean Panjang di SPBU, Sistem Baru Disepakati

KOTAMOBAGU – Fenomena antrian panjang kendaraan di SPBU Matali yang kerap memicu kemacetan dan dikeluhkan masyarakat, akhirnya mendapat perhatian serius dari pemerintah setempat. Lurah Matali, Rafik Alamri, menginisiasi rapat dan diskusi bersama sejumlah pihak terkait guna mencari solusi atas persoalan tersebut.

Kegiatan yang digelar di Kelurahan Matali itu turut melibatkan Babinsa, Bhabinkamtibmas, LPM, pimpinan dan karyawan SPBU Matali, Pemuda Kelurahan Matali, serta perwakilan sopir truk yang selama ini mengantri BBM jenis solar.

Dalam rapat tersebut, berbagai masukan dan keluhan disampaikan, terutama terkait dampak antrian kendaraan yang memakan badan jalan hingga menyebabkan kemacetan di ruas Jalan K.S. Tubun, khususnya dari persimpangan lampu merah Matali hingga ke area SPBU.

Lurah Matali, Rafik Alamri, menegaskan bahwa pertemuan ini bertujuan menghadirkan solusi konkret yang bisa diterapkan bersama demi kenyamanan masyarakat dan kelancaran arus lalu lintas.

“Ini menjadi perhatian kita bersama. Keluhan masyarakat harus segera direspon dengan langkah nyata agar tidak terus berlarut-larut,” ujarnya.

Dari hasil diskusi tersebut, disepakati beberapa poin penting sebagai langkah penanganan antrian BBM di SPBU Matali, yakni:

1. Antrian kendaraan tidak lagi diperbolehkan di sepanjang ruas Jalan K.S. Tubun, mulai dari persimpangan lampu merah Matali hingga area SPBU.

2. Lokasi antrian dipindahkan ke lingkar Lapangan Nunuk, Kelurahan Matali.

3. Penerapan sistem antrian dengan nomor urut, serta pembatasan hanya empat unit kendaraan yang diperbolehkan masuk ke area SPBU untuk setiap pengisian BBM.

4. Pengendara yang mengantri dilarang membuang sampah sembarangan di lokasi antrian.

Rafik berharap, kesepakatan ini dapat dipatuhi seluruh pihak, khususnya para sopir truk dan pengguna BBM solar, sehingga tidak lagi menimbulkan kemacetan maupun gangguan bagi pengguna jalan lainnya.

“Kerja sama dan kesadaran semua pihak sangat dibutuhkan. Ini bukan hanya soal antrian, tapi juga ketertiban dan kenyamanan bersama,” tambahnya.

Langkah ini diharapkan mampu mengurai kemacetan yang selama ini terjadi di kawasan tersebut, sekaligus menciptakan sistem antrian yang lebih tertib dan teratur di SPBU Matali. (Lamk)

 

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.