Wali Kota Weny Gaib Pimpin Apel Perdana Awal Tahun dan Serahkan SK bagi 378 PPPK

KOTAMOBAGU — Wali Kota Kotamobagu, Weny Gaib, memimpin langsung apel kerja perdana Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu pasca libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, yang dirangkaikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Tahun Anggaran 2025, Senin (5/1/2026).

Suasana apel perdana ASN awal tahun di Alun-alunBoki Hontinimbang, Senin (5/1/2026) (foto: Lamk/Kuasa.net)

Kegiatan yang berlangsung di Alun-alun Lapangan Boki Hontinimbang Kotamobagu turut dihadiri, Wakil Wali Kota Kotamobagu, Rendy Virgiawan Mangkat (RVM), Sekretaris Daerah (Sekda) Kotamobagu, Sofyan Mokoginta, Kepala – Kepala OPD dan seluruh ASN, PPPK di lingkungan Pemkot Kotamobagu.

Mengawali sambutannya, Wali Kota Weny Gaib menyampaikan ucapan selamat Hari Natal dan Tahun Baru kepada seluruh jajaran ASN.

“Atas nama pribadi, keluarga, dan seluruh jajaran Pemerintah Kota Kotamobagu, saya menyampaikan Selamat Hari Natal, 25 Desember 2025, kepada saudara-saudara kita yang merayakan, serta Selamat Tahun Baru, 1 Januari 2026, kepada kita semua,” ujar Wali Kota.


Wali Kota Weny Gaib saat serahkan SK kepada PPPK di Alun-alunBoki Hontinimbang, Senin (5/1/2026) (foto: Lamk/Kuasa.net)

Wali Kota menegaskan bahwa apel kerja perdana ini harus dijadikan sebagai momentum awal untuk membangun kembali semangat kerja, rasa percaya diri, serta tanggung jawab sebagai aparatur negara. Ia mengingatkan bahwa berbagai kekurangan pada tahun-tahun sebelumnya harus menjadi bahan evaluasi bersama.

“Mulai tahun ini, mulai hari ini, kejadian-kejadian yang tidak kita inginkan tidak boleh terulang kembali,” tegasnya.

Dalam arahannya, Weny Gaib kembali menekankan bahwa ASN adalah pelayan masyarakat yang memiliki tanggung jawab moral dan profesional. “Kita ditugaskan oleh masyarakat, ditugaskan oleh negara, dan digaji oleh masyarakat. Kehadiran kita adalah untuk pengabdian kepada masyarakat,” ucapnya.

Menurutnya, pengabdian ASN harus ditopang oleh tiga pilar utama, yakni disiplin, kinerja, dan loyalitas. Ia menyoroti rendahnya tingkat kehadiran ASN pada apel perdana yang hanya berkisar 60 hingga 70 persen dari total hampir 4.000 ASN di lingkungan Pemkot Kotamobagu.

“Disiplin bukan hanya soal berpakaian, tetapi juga kehadiran. Karena kehadiran belum maksimal, maka absensi tetap harus dilakukan,” jelasnya.

Ia juga meminta para pimpinan OPD bertanggung jawab penuh terhadap kedisiplinan bawahannya. Sanksi, kata dia, akan diberikan kepada ASN yang tidak hadir tanpa alasan yang jelas.

“Saya juga berjuang di tengah efisiensi anggaran untuk mempertahankan hak-hak ASN. Maka kita harus saling memahami,” ujarnya.

Terkait kinerja, Wali Kota menegaskan bahwa ASN harus benar-benar hadir di tengah masyarakat dan memberikan pelayanan maksimal. Ia tidak ingin lagi menerima laporan masyarakat yang datang ke kantor pemerintah namun tidak mendapatkan pelayanan karena petugas tidak berada di tempat. “ASN bertanggung jawab kepada masyarakat. Tunjukkan disiplin, integritas, dan komitmen kita,” tegasnya.

Selain itu, Wali Kota juga menekankan pentingnya koordinasi antar OPD serta penyelesaian program-program prioritas, meskipun berada di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

“Program memang tidak banyak karena efisiensi, tetapi kalau tidak selesai juga, itu keterlaluan. Saya akan terus mengecek langsung kinerja OPD,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Kotamobagu juga menyerahkan SK Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Tahun 2026. Ia memberikan apresiasi kepada para penerima SK, termasuk sejumlah pegawai yang akan memasuki masa pensiun pada Oktober mendatang.

“Ini bentuk pengabdian yang luar biasa. Meski mendekati pensiun, tetap setia mengabdi kepada bangsa dan negara,” ucapnya.

Sebanyak 378 PPPK Paruh Waktu resmi menerima SK setelah melalui proses seleksi yang ketat dan transparan. Wali Kota berharap para PPPK yang baru menerima SK dapat segera bekerja dan memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Menutup sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa kehadiran dan kinerja ASN akan terus diawasi, termasuk melalui sistem absensi. Ia kembali mengingatkan agar pelayanan kepada masyarakat dilakukan secara cepat, tepat, dan tidak berbelit-belit.

“Sekali lagi, Selamat Natal bagi saudara-saudaraku yang merayakan dan Selamat Tahun Baru bagi kita semua. Mari kita bekerja, menjadikan pertemuan ini sebagai langkah awal untuk melaksanakan tugas dengan disiplin, kinerja, dan tanggung jawab. Saya akan terus melakukan pengecekan,” pungkasnya. (Lamk/advertorial)

 

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.