Satlantas Polres Kotamobagu Razia Knalpot Brong, 33 Motor Diamankan

KOTAMOBAGU — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kotamobagu menggelar razia knalpot brong di sejumlah titik keramaian di pusat Kota Kotamobagu, Kamis malam (28/8/2025).

Razia yang berlangsung hingga larut malam itu dipimpin langsung Kasat Lantas Polres Kotamobagu, IPTU Luster Simanjuntak dan didukung oleh personil Samapta Polres Kotamobagu, Sebanyak 33 Unit Motor pengguna knalpot Brong, diamankan Satlantas Kota Kotamobagu, Razia dilakukan di beberapa titik keramaian di pusat Kota Kotamobagu.

IPTU Luster menjelaskan, razia dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait keresahan akibat bisingnya suara knalpot brong, terutama pada malam hari.

“Kami dapat laporan warga masyarakat, jika knalpot brong sangat meresahkan, apalagi di malam hari, sehingga dilakukan razia knalpot brong,” tegas Luster.

Menurutnya, penindakan terhadap penggunaan knalpot brong bukan hanya karena keluhan warga, tetapi juga bagian dari program Satlantas Polres Kotamobagu untuk menciptakan ketertiban dan kenyamanan di jalan raya.

“Kita menindak pengguna Knalpot Brong dengan tegas, karena ini menjadi akar permasalahan di masyarakat, yang bisa menimbulkan keributan, bahkan tindak pidana, kami akan wujudkan Kotamobagu, Zero Knalpot Brong, tolong dukung kami, ini semua untuk masyarakat Kotamobagu tercinta,” ujarnya.

Dia berharap, masyarakat memberikan dukungan kepada pihak kepolisian, agar mendukung proses menghapus knalpot Brong di Kotamobagu.

“melalui kesempatan ini, kami meminta dukungan masyarakat Kota Kotamobagu, dalam memberantas pengguna knalpot Brong di Pusat Kotamobagu,” harapnya.

Sementara dalam Aksi razia tersebut, Satlantas Polres Kotamobagu mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sejumlah warga yang menyaksikan jalannya operasi mengaku mendukung langkah kepolisian, karena suara bising knalpot brong dianggap sangat mengganggu aktivitas, terutama pada malam hari dan saat jam ibadah.

“Kita selaku masyarakat kota kotamobagu, sangat mendukung operasi knalpot brong, karena mengganggu, bagi kita masyarakat, terutama di jam ibadah, sehingga kita mendukung, program dari polres kota kotamobagu,” ujar stevi warga kotamobagu. (Lamk)

 

 

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.