Pemkot Kotamobagu Resmikan SPPG MBG di Kopandakan Satu, Layani 1.100 Siswa

 KOTAMOBAGU – Komitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia terus diperkuat Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kali ini, upaya tersebut diwujudkan dengan hadirnya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Kopandakan I, Kecamatan Kotamobagu Selatan, Rabu (1/4/2026).

Kehadiran fasilitas baru ini memperluas jangkauan layanan MBG, sekaligus menjadi langkah nyata dalam memastikan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi kalangan pelajar. SPPG MBG di Kopandakan I dirancang untuk melayani sekitar 1.100 siswa.

Dalam kesempatan tersebut, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Sahaya S Mokoginta, membacakan sambutan Wali Kota Kotamobagu yang menyampaikan rasa syukur atas bertambahnya fasilitas layanan gizi di daerah tersebut.

“Pagi hari ini kita patut bersyukur, karena kembali bertambah satu fasilitas SPPG di wilayah Kota Kotamobagu. Ini menunjukkan adanya kolaborasi dan kepedulian berbagai pihak dalam menghadirkan pelayanan yang lebih dekat bagi masyarakat,” Ujarnya.

Pemkot Kotamobagu juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pelaksanaan program MBG sebagai bagian dari investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi sehat, cerdas, dan produktif. Program ini diharapkan mampu menekan angka stunting sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat.

Tak hanya berdampak pada sektor kesehatan, program MBG juga memberikan efek ekonomi yang signifikan. Kehadiran SPPG membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal, mulai dari tenaga pengelola, juru masak, hingga distribusi. Selain itu, program ini turut mendorong keterlibatan pelaku usaha serta penyedia bahan pangan di tingkat desa.

“Program ini memiliki efek berganda, tidak hanya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal dan membuka peluang kerja,” ungkapnya.

Dalam sambutan tersebut juga ditekankan pentingnya menjaga kualitas pelaksanaan program, terutama dalam aspek gizi dan keamanan pangan.

“Kualitas gizi harus menjadi prioritas utama. Pastikan setiap makanan yang disajikan memenuhi standar gizi seimbang, higienis, dan aman untuk dikonsumsi. Jangan hanya mengejar kuantitas, tetapi kualitas harus benar-benar terjaga,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendukung dan mengawasi pelaksanaan program agar berjalan optimal dan memberikan manfaat luas.

Di akhir kegiatan, disampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, khususnya Yayasan Mapalus Makin Perkasa bersama seluruh pemangku kepentingan yang terlibat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Kotamobagu Selatan, Kapolsek Kotamobagu Selatan, Danramil Kotamobagu, Sangadi Desa Kopandakan I Suharto Mokolanut, Ketua Yayasan Mapalus Makin Perkasa Dr. Pegi Pangemanan beserta jajaran, serta seluruh petugas SPPG.

Dengan diresmikannya SPPG MBG di Desa Kopandakan I, diharapkan manfaat program ini dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat, baik dalam peningkatan gizi generasi muda maupun penguatan ekonomi lokal. (Lamk)

 

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.