Pasar Senggol Dinilai Dongkrak Ekonomi, Kapolres Kotamobagu Nyatakan Dukungan

 

HUKRIM — Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kotamobagu, AKBP Irwanto, menghadiri Rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Kotamobagu yang membahas persiapan pendirian Pasar Senggol, tradisi tahunan menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri.

Rapat Forkopimda tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Kotamobagu, Weny Gaib dan turut dihadiri seluruh unsur Forkopimda Kotamobagu yang digelar di Cafe D’Sabua, Kelurahan Motoboi Kecil, Kecamatan Kotamobagu Selatan, pada Rabu (5/2/2026).

Agenda utama rapat adalah membahas kesiapan pembangunan Pasar Senggol menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, termasuk penentuan lokasi yang aman, strategis, serta tidak mengganggu ketertiban umum.

Rapat ini turut dihadiri Ketua DPRD Kotamobagu Adrianus Mokoginta, Kepala Kejaksaan Negeri Kotamobagu Saptono, Kepala Pengadilan Negeri Kotamobagu, Sekretaris Daerah Kotamobagu Sofyan Mokoginta, para Asisten, serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu.

Dalam rapat tersebut, Kapolres Kotamobagu AKBP Irwanto menyampaikan saran agar Pasar Senggol tetap didirikan, mengingat keberadaannya telah menjadi tradisi masyarakat Kotamobagu. Namun demikian, ia menekankan pentingnya pemilihan lokasi yang strategis dan tidak mengganggu arus lalu lintas maupun aktivitas masyarakat.

“Kami pada prinsipnya mendukung pendirian Pasar Senggol, namun lokasi harus benar-benar aman dan tidak mengganggu pengguna jalan umum,” ujar Kapolres.

Selain itu, Kapolres juga mengusulkan Gelora Ambang sebagai salah satu lokasi alternatif untuk pendirian Pasar Senggol. Menurutnya, lokasi tersebut dinilai cukup representatif, aman, serta tidak mengganggu aktivitas masyarakat secara umum.

Pihak kepolisian, lanjut AKBP Irwanto, siap terlibat aktif dalam proses pengamanan Pasar Senggol yang nantinya dibangun oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu, guna memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif selama kegiatan berlangsung.

“Pasar Senggol ini sudah menjadi tradisi sejak lama di Kotamobagu. Selain memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Idul Fitri, keberadaannya juga mampu menggerakkan dan meningkatkan perekonomian masyarakat,” tutupnya. (Lamk)

 

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.