Maulid Akbar di Pontodon, Weny Gaib Ajak Warga Perkuat Persaudaraan dan Peduli Lingkungan
KOTAMOBAGU – Peringatan Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh Ormas Iqomah Nusantara di Pondok Pesantren Darrurahmah Az-Zainiyah, Desa Pontodon, kecamatan Kotamobagu Utara berlangsung dengan khidmat dan meriah pada Jumat (18/09/2026) malam.
Acara keagamaan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Kotamobagu, Weny Gaib, bersama jajaran pejabat Pemkot Kotamobagu, tokoh agama, serta elemen masyarakat setempat.
Turut hadir dalam kegiatan ini para ulama dan habaib, di antaranya Habib Naim Jufri al-Jailani dan Habib Umar Toha Alhabsyi. Tampak hadir pula pimpinan pondok pesantren Kiai Asep, tokoh masyarakat Abah Naim, Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Khaliq serta jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu yang meliputi Sekretaris Daerah Sofyan Mokoginta, Asisten I Sahaya Mokoginta, Asisten II Noval Manoppo, Asisten III Agung Adati, dan Camat Kotamobagu Utara Kusnadi Pobela.
Dalam sambutannya, Wali Kota Weny Gaib tidak hanya mengajak masyarakat menghayati keteladanan Nabi Muhammad SAW, tetapi juga mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap kondisi lingkungan, khususnya menghadapi musim kemarau.
Ia mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diterimanya bersama Kapolres Kotamobagu, kebakaran kebun sempat terjadi di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow bagian selatan.
“Kemarau panjang membuat lahan menjadi sangat kering dan api dengan mudah menjalar. Walaupun yang terbakar adalah kebun, dampaknya bisa menimbulkan kerugian materiil yang luar biasa,” tegas Wali kota.
Karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan pembakaran secara sembarangan, baik ketika membakar sampah, rumput maupun saat membersihkan lahan.
Menurutnya, kondisi lahan yang kering pada musim kemarau dapat membuat api dengan cepat merambat dan berpotensi menimbulkan kerugian bagi masyarakat.
Di tengah suasana Maulid, Weny Gaib juga memberikan perhatian terhadap aktivitas pemberdayaan ekonomi yang dikembangkan Pondok Pesantren Darrurahmah Az-Zainiyah.
Ia secara khusus mengapresiasi keberadaan unit usaha pabrik roti yang dikelola pesantren. Menurutnya, keberadaan usaha tersebut menunjukkan bahwa pesantren tidak hanya berperan dalam pendidikan keagamaan, tetapi juga dapat mendorong kemandirian ekonomi.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pemberdayaan ekonomi berbasis pesantren, Wali Kota mengajak jajaran Pemkot Kotamobagu, Pemkab Bolmong, serta masyarakat umum untuk membeli dan memesan roti karya para santri tersebut dalam berbagai agenda atau kegiatan resmi.
“Rotinya enak dan dikerjakan oleh ahlinya. Saya sendiri sering membeli roti dari sini. Selain mendapatkan produk yang bagus, kita juga sekaligus beramal untuk kemajuan pesantren,” ujarnya.
Perkuat Persatuan dan Persaudaraan
Di akhir sambutan, Wali Kota menegaskan pentingnya menjaga semangat persatuan di tengah masyarakat Kotamobagu.
“Kehadiran para pimpinan daerah dan tokoh masyarakat di sini bukan sekadar karena jabatan, tetapi karena kita semua adalah saudara yang berada dalam satu atap yang sama. Mari kita jaga kebersamaan ini demi kebaikan bersama,” tutupnya. (Lamk)
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.