IGA 2026, Sekda Kotamobagu Ajak OPD Lahirkan Inovasi Berdampak bagi Masyarakat

KOTAMOBAGU – Wakili Wali Kota Kotamobagu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kotamobagu secara resmi membuka kegiatan sosialisasi lomba inovasi daerah “Innovative Government Award (IGA)” serta Coaching Clinic Inovasi Daerah Tahun 2026, yang dilaksanakan di Aula Rumah Dinas Wali Kota, Selasa (30/6/2026).

Dalam sambutannya, Sekda Sofyan Mokoginta menegaskan bahwa inovasi kini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah kebutuhan yang harus terus dikembangkan oleh setiap perangkat daerah.

“Dalam rangka untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan serta berbagai kebutuhan masyarakat yang terus berkembang, maka tentunya pemerintah saat ini dituntut untuk semakin adaptif, kreatif dan responsif. Sehingga inovasi ini bukan hanya menjadi suatu pilihan, tetapi merupakan suatu kebutuhan yang harus selalu tumbuh, berkembang dan berkelanjutan di setiap perangkat daerah,” ujar Sekda.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa inovasi daerah telah memiliki landasan hukum yang kuat, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah, yang kemudian ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kota Kotamobagu melalui Peraturan Wali Kota dan Surat Edaran tentang Gerakan Satu Perangkat Daerah Satu Inovasi.

“Inovasi daerah ini diarahkan untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat serta peningkatan daya saing daerah,” tambahnya.

Sekda juga mengungkapkan bahwa pelaksanaan Innovative Government Award (IGA) di Kotamobagu telah memasuki tahun ketujuh, sebagai bentuk konsistensi pemerintah daerah dalam mendorong lahirnya inovasi yang berdampak nyata.

“Tahun ini merupakan tahun ketujuh pelaksanaan kegiatan ini. Kami berharap, kegiatan ini bukan hanya menjadi agenda rutin, melainkan langkah nyata untuk menumbuhkan budaya inovasi di lingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu. Inovasi adalah kunci peningkatan kualitas pelayanan publik,” tegasnya.

Menurutnya, melalui lomba inovasi daerah, setiap perangkat daerah didorong untuk melahirkan ide-ide kreatif dan aplikatif yang berbasis data serta memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

Kegiatan sosialisasi dan coaching clinic ini turut dihadiri Sekretaris Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Noudy R.P. Tendean, para narasumber, serta para Asisten dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu. (Lamk)

 

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.