Dukungan Orang Tua Jadi Kekuatan Siswa SMAN 2 Kotamobagu Raih Segudang Prestasi

KOTAMOBAGU — Dukungan orang tua menjadi salah satu kekuatan penting bagi siswa SMA Negeri 2 Kotamobagu dalam mengembangkan potensi sekaligus mengukir prestasi.

Dukungan tersebut tidak hanya diberikan dalam bentuk perhatian terhadap proses belajar, tetapi juga melalui keterlibatan dalam berbagai program sekolah, khususnya kegiatan ekstrakurikuler.

Ketua Komite SMA Negeri 2 Kotamobagu, I Wayan Mudiyasa, mengatakan ekstrakurikuler bukan sekadar kegiatan tambahan di luar jam pelajaran. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi siswa untuk menemukan, mengasah dan mengembangkan kemampuan yang mereka miliki.

“Dukungan terhadap program ekstrakurikuler merupakan investasi pendidikan bagi anak didik,” ujar Mudiyasa.

Ia menilai keberhasilan siswa tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada sekolah. Peran keluarga, terutama orang tua, turut menentukan keberhasilan anak dalam mengembangkan bakat dan minatnya.

Hal itu tercermin dari sederet prestasi yang berhasil ditorehkan siswa SMA Negeri 2 Kotamobagu sepanjang 2026.

Sebanyak sembilan siswa berhasil menjadi anggota Paskibraka tingkat Kota Kotamobagu. Bahkan, satu siswa dipercaya mewakili Sulawesi Utara dalam Paskibraka tingkat nasional.

Prestasi juga datang dari bidang akademik. Delapan siswa SMA Negeri 2 Kotamobagu berhasil menembus Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Provinsi Sulawesi Utara.

Kedelapan siswa tersebut berkompetisi pada berbagai bidang, yakni Astronomi, Biologi, Ekonomi, Geografi, Informatika, Kebumian, Matematika dan Kimia.

Tidak hanya akademik, siswa juga menunjukkan kemampuan di bidang olahraga dan seni. Sejumlah prestasi berhasil diraih melalui cabang karate, pencak silat, sepak bola, futsal hingga Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N).

Dua siswa bahkan dipercaya membawa nama Sulawesi Utara pada Turnamen Sepak Bola Nasional Soeratin Cup U-17 2026 di Surabaya, Jawa Timur.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dan Humas SMA Negeri 2 Kotamobagu, Alin Tunggali, mengatakan pihak sekolah terus membuka ruang seluas-luasnya bagi siswa untuk mengembangkan bakat dan minat.

Menurutnya, kemampuan siswa tidak selalu dapat diukur melalui hasil belajar di dalam kelas. Sebagian siswa justru mampu menunjukkan potensi terbaik ketika diberikan kesempatan mengikuti kegiatan olahraga, seni, organisasi, kepemimpinan maupun berbagai kompetisi.

“Karena itu, pembinaan ekstrakurikuler menjadi bagian dari upaya sekolah untuk mengembangkan potensi siswa secara lebih luas,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 2 Kotamobagu, I Ketut Gunawan Adhywisna, mengatakan sederet prestasi yang diraih para siswa tidak terlepas dari kerja keras guru serta dukungan orang tua.

“Tentu prestasi yang diraih siswa-siswi SMA Negeri 2 Kotamobagu tidak lepas dari dukungan para orang tua siswa,” kata Gunawan saat rapat, Kamis (20/8/2026).

Gunawan mengakui, SMA Negeri 2 Kotamobagu masih menghadapi keterbatasan tenaga pengajar. Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan komitmen sekolah untuk terus memberikan pelayanan pendidikan dan pembinaan terbaik kepada siswa.

Dalam kondisi tersebut, dukungan orang tua dan komite sekolah menjadi bagian penting untuk menjaga berbagai program pembinaan tetap berjalan.

Kolaborasi antara sekolah, guru, komite dan keluarga diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang mendorong siswa untuk terus belajar, berani berkompetisi dan mengembangkan potensi yang dimiliki.

Tingginya minat masyarakat terhadap SMA Negeri 2 Kotamobagu juga menjadi tantangan tersendiri bagi sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan.

Pada penerimaan siswa baru 2026, tercatat lebih dari 700 calon siswa mendaftarkan diri. Namun, sesuai kuota yang tersedia, hanya 396 siswa yang dapat diterima.

Bagi SMA Negeri 2 Kotamobagu, sederet prestasi yang telah diraih bukanlah garis akhir. Capaian tersebut justru menjadi pijakan untuk terus mendorong lahirnya prestasi-prestasi baru.

Sebab, di balik setiap keberhasilan siswa, ada perjuangan yang tidak terlihat: siswa yang tekun berlatih, guru yang setia mendampingi, serta orang tua yang terus memberikan dukungan.

Kolaborasi ketiganya diharapkan menjadi energi yang tidak pernah padam bagi siswa SMA Negeri 2 Kotamobagu untuk terus belajar, berkembang dan membawa nama sekolah hingga ke tingkat yang lebih tinggi. (Lamk)

 

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.