Bonawang FC Tampil Garang, Tumbangkan Jaton Putra FC 2-0 di TCL 2026
KOTAMOBAGU – Turnamen bergengsi Totabuan Champions League (TCL) 2026 kembali menghadirkan laga sensasional penuh tensi tinggi. Bonawang FC sukses menunjukkan dominasinya dengan menumbangkan rival sekawasan, Jaton Putra FC Ihwan Dumoga Barat, dengan skor meyakinkan 2-0, yang digelar di Lapangan Nunuk Matali, Rabu (8/7/2026),
Laga tersebut berlangsung sengit sejak peluit awal dibunyikan. Kedua tim sama-sama tampil agresif, namun Bonawang FC mampu tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang.
Sejak babak pertama, Bonawang FC langsung menekan pertahanan lawan. Serangan demi serangan yang dibangun akhirnya membuahkan hasil, setelah lini depan mereka, M Wuais pada menit ke 29 sukses memecah kebuntuan dan unggul lebih dulu.
Memasuki babak kedua, Jaton Putra FC mencoba bangkit dan meningkatkan intensitas permainan. Namun, solidnya lini belakang Bonawang FC membuat setiap upaya serangan lawan berhasil dipatahkan.
Alih-alih menyamakan kedudukan, Jaton Putra FC justru kembali kebobolan setelah Bonawang FC kembali mencetak gol kedua, lewat pemain pengganti, Alfahri paputungan pada menit ke 58 yang sekaligus memastikan kemenangan mereka dengan skor 2-0.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Bonawang FC untuk melangkah lebih jauh di turnamen TCL 2026, yang dikenal sebagai salah satu ajang sepak bola paling kompetitif di wilayah Bolaang Mongondow Raya.
Pelatih kepala Bonawang FC, Andi Daun, mengungkapkan rasa syukur atas hasil positif di laga perdana tersebut.
“alhamdulillah sesuai dengan target tim untuk menang di pertandingan pertama, karena laga ini menjadi penentu untuk pertandingan selanjutnya,”ujar Andi.
Ia juga menegaskan bahwa timnya akan terus melakukan evaluasi dan menyiapkan strategi baru, termasuk membuka peluang penambahan pemain.
“Strategi baru pasti akan kami siapkan. Kami juga masih memiliki 12 slot pemain yang belum terisi. Saat ini kami diperkuat beberapa pemain EPA Maluku U-20, dan ke depan kami akan mencari pemain yang benar-benar pekerja keras, termasuk kemungkinan mendatangkan kembali pemain EPA Maluku U-20 yang sebelumnya meraih juara dua Liga Super Indonesia,” jelasnya.
Lebih lanjut, Andi menegaskan bahwa timnya siap menghadapi siapapun lawan yang akan dihadapi.
“Kami tidak akan memilih lawan. Delapan tim yang berlaga adalah yang terbaik di BMR. Target kami jelas, sapu bersih setiap pertandingan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua TCW Kotamobagu, Michael Solat Bibisa yang juga sponsor utama TCL tahun 2026 ini, menegaskan bahwa penyelenggaraan TCL tidak sekadar kompetisi olahraga, melainkan memiliki makna yang lebih luas bagi masyarakat.
“turnamen Totabuan champions league digelar karena sepak bola bukan lagi sekedar cabang olahraga melainkan telah bertransformasi fenomena sosial yang mampu menggerakkan massa, membangun karakter dan menyatukan peradaban di tanah Totabuan Bolaang Mongondow Raya. Olahraga ini memegang peran strategis sebagai sarana hiburan sehat, memacu ekonomi lokal serta instrumen efektif untuk mengarahkan energi positif bagi generasi muda,”Kata Michael Bibisa.
Ia juga menambahkan bahwa TCL diharapkan mampu menghadirkan standar baru dalam pengelolaan kompetisi yang profesional, aman, dan bermartabat.
“Turnamen ini tidak hanya melahirkan juara diatas lapangan tetapi juga melahirkan standar baru pengelolaan kompetisi yang profesional, aman dan bermartabat demi kemajuan sepak bola di tanah Totabuan. Kepada seluruh penonton dan suporter mari kita menjadi tuan rumah yang baik, jaga keamanan, ketertiban dan kebersihan selama turnamen ini berlangsung,”tandasnya.
Michael pun mengucapkan selamat bertanding kepada seluruh peserta yang akan berlaga.
“Selamat bertanding kepada delapan kesebelasan terbaik. Mari kita raih prestasi dan tetap menjunjung tinggi sportivitas,” tutupnya. (Lamk)
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.