Suasana Haru Warnai Penamatan dan Perpisahan Siswa SDN 2 Pontodon
KOTAMOBAGU – Suasana haru dan penuh kenangan mewarnai acara penamatan dan perpisahan siswa-siswi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Pontodon yang digelar dengan sederhana namun khidmat.
Acara yang menjadi penanda berakhirnya masa pendidikan enam tahun di bangku sekolah dasar itu berlangsung penuh emosional. Tangis haru pecah saat para siswa kelas VI satu per satu berpamitan kepada guru yang telah membimbing mereka sejak awal.
Momen perpisahan seperti ini memang selalu menjadi kenangan berharga, tidak hanya bagi siswa, tetapi juga guru dan orang tua yang turut menyaksikan perjalanan pendidikan anak-anak mereka .
Dalam kegiatan tersebut, para siswa menampilkan berbagai persembahan sepert lagu perpisahan, hingga salam – salaman yang semakin menambah suasana haru. Beberapa Wali Murid bahkan tak kuasa menahan air mata saat menyampaikan kesan dan pesan di hadapan guru dan Wali murid lainnya.
Kepala SDN 2 Pontodon, Srifarly Makalunsenge, S.Pd.I dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas capaian para siswa. Ia menegaskan bahwa kelulusan ini bukan akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang menuju masa depan.
“Enam tahun bukan waktu yang singkat. Banyak kenangan, pelajaran, dan nilai kehidupan yang telah kalian dapatkan. Jadikan ini sebagai bekal untuk masa depan. Di hari penamatan ini, bukannya kami melepas tanggung jawab, namun kami menyerahkan kembali anak-anak ini kepada orang tua untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujarnya.
Ia juga berpesan kepada para orang tua agar terus mendampingi anak-anak, terutama saat memasuki masa remaja di jenjang pendidikan berikutnya.
“Setiap anak memiliki karakter yang berbeda. Saat memasuki bangku SMP, mereka berada pada fase mencari jati diri. Jadilah sahabat bagi anak, tempat mereka mencurahkan isi hati, agar tidak salah dalam memilih pergaulan. Karena di usia ini, baik dan buruknya anak sangat dipengaruhi lingkungan,” tambahnya.
Selain itu, ia turut menyampaikan permohonan maaf mewakili seluruh tenaga pendidik.
“Atas nama pribadi, kepala sekolah, dan seluruh guru SDN 2 Pontodon, kami memohon maaf apabila selama mendidik terdapat kekurangan maupun tutur kata yang kurang berkenan. Jika ada masukan demi kemajuan sekolah, kami sangat terbuka untuk menerimanya,” ungkapnya.
Sementara itu, perwakilan orang tua siswa turut menyampaikan ucapan terima kasih kepada para guru atas dedikasi dan kesabaran dalam mendidik anak-anak mereka hingga berhasil menyelesaikan pendidikan dasar.
Acara ditutup dengan prosesi salam-salaman antara siswa dan guru, yang menjadi puncak momen haru. Isak tangis dan pelukan hangat terlihat mengiringi perpisahan tersebut, menandai berakhirnya kebersamaan di SDN 2 Pontodon.
Meski perpisahan terasa berat, namun harapan besar tertanam agar para lulusan dapat meraih cita-cita dan sukses di masa depan. (Lamk)
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.