Tingkatkan Transparansi, Pemdes Pontodon Timur Sosialisasikan Tata Kelola Dana Desa

KOTAMOBAGU – Pemerintah Desa (Pemdes) Pontodon Timur menggelar kegiatan sosialisasi pengelolaan keuangan desa yang dilaksanakan di halaman Kantor Desa Pontodon Timur, Jumat (8/5/2026).

Kegiatan ini dihadiri perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta unsur terkait lainnya. Sosialisasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman seluruh elemen desa terkait tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Hadir sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut, Camat Kotamobagu Utara Kusnadi Pobela, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kotamobagu Chelsia Paputungan, Kabid Pembangunan, Keuangan dan Aset DPMD Fahrin Ambaru, serta Penyuluh Usaha Mandiri dan Teknologi Tepat Guna DPMD Kotamobagu, Fahmi Assegaf.

Sosialisasi dibuka langsung oleh Camat Kotamobagu Utara, Kusnadi Pobela. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya pengelolaan Dana Desa yang berpedoman pada aturan hukum serta berorientasi pada tujuan pembangunan yang jelas.

“Kami berharap seluruh perangkat dan pengelola kegiatan di Desa Pontodon Timur dapat mengacu pada aturan yang berdasarkan hukum, memahami standar dan tujuan kegiatan, serta mampu memaksimalkan fungsi masing-masing dalam pengelolaan Dana Desa. Dengan begitu, cita-cita mewujudkan desa yang maju dan masyarakat yang sejahtera dapat dicapai secara bersama-sama,” ujar Camat.

Sementara itu, Kepala Desa (Sangadi) Pontodon Timur, Imelda Pasambuna, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Camat bersama para pemateri yang telah hadir dan memberikan materi kepada perangkat desa.

“Atas nama pribadi, pemerintah desa, dan seluruh masyarakat Pontodon Timur, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Camat serta para pemateri atas kehadiran dan ilmu yang telah dibagikan kepada perangkat desa,” ujar Imelda.

Ia menambahkan, melalui kegiatan ini diharapkan seluruh perangkat desa dan masyarakat dapat memahami secara menyeluruh mekanisme pengelolaan keuangan desa, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan hingga pelaporan.

Menurutnya, materi yang disampaikan sangat bermanfaat dalam meningkatkan kapasitas aparatur desa agar lebih profesional dalam menjalankan tugas, khususnya dalam pengelolaan Dana Desa.

Imelda juga berharap ilmu yang diperoleh dari sosialisasi tersebut dapat segera diterapkan dalam setiap program dan kegiatan desa, sehingga mampu mendorong pembangunan yang lebih efektif dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
(Lamk)

 

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.