Restorative Justice Akhiri Kasus Lakalantas Ketua DPRD Bolmong

HUKRIM – Kasus kecelakaan lalu lintas (Laka lantas) yang melibatkan Ketua DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Toni Tumbelaka, akhirnya berujung damai. Kedua belah pihak, yakni keluarga korban dan pihak terlapor, sepakat menyelesaikan perkara tersebut melalui pendekatan Restorative Justice atau keadilan restoratif.

Kesepakatan damai ini dicapai setelah melalui serangkaian proses mediasi yang difasilitasi oleh Polres Kotamobagu. Pertemuan berlangsung di Kantor Satlantas Polres Kotamobagu, dengan menghadirkan kedua keluarga dalam suasana penuh kekeluargaan, Selasa (28/7/2026).

Keputusan untuk menempuh jalur damai diambil atas kesadaran bersama bahwa insiden tersebut merupakan kelalaian yang tidak disengaja. Musyawarah pun dinilai sebagai solusi terbaik tanpa harus melalui proses hukum yang panjang dan berbelit di pengadilan.

Momen haru mewarnai jalannya mediasi, ketika perwakilan kedua keluarga saling menyampaikan penyesalan. Toni Tumbelaka secara terbuka menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut, yang kemudian diterima dengan lapang dada oleh keluarga korban.

“Kami memilih jalan damai ini karena merasa lebih bermanfaat bagi kedua belah pihak. Tidak ada dendam yang dipelihara, yang ada adalah kesadaran untuk bertanggung jawab dan memperbaiki hubungan,” ujar Toni usai kesepakatan ditandatangani.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Kotamobagu, AKP Luster Simanjuntak membenarkan bahwa proses mediasi telah menghasilkan kesepakatan bersama. Ia menilai pendekatan hukum berbasis kemanusiaan dan kearifan lokal seperti ini penting untuk menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat.

“Restorative Justice dapat diterapkan dalam kasus lakalantas, terutama jika tidak menimbulkan korban jiwa massal dan terdapat kesepakatan penuh dari kedua belah pihak,” jelas Luster.

Dengan tercapainya perdamaian tersebut, kasus ini dipastikan tidak akan berlanjut ke tahap persidangan dan dinyatakan selesai secara kekeluargaan.

AKP Luster Simanjuntak pun berharap peristiwa serupa tidak kembali terjadi. Ia mengimbau masyarakat untuk lebih meningkatkan kesadaran dan kehati-hatian dalam berlalu lintas.

“Saya berharap kejadian serupa tidak terulang kembali. Mari kita bersama-sama meningkatkan kesadaran berlalu lintas demi keselamatan kita semua di Bolmong dan Kotamobagu,” tandasnya. (Lamk)

 

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.