Kejari Kotamobagu Terima 2 Tersangka dan Barang Bukti Kasus Dugaan Arisan Online

KOTAMOBAGU – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotamobagu menerima penyerahan 2 tersangka dan barang bukti perkara dugaan arisan online dari penyidik Satreskrim Polres kotamobagu, Rabu, 27 Juli 2022

Tersangka yang diserahkan yakni berinisial JD selaku admin dan RM selaku reseller.

Kepala Seksi (Kasi) Tindakan Pidana Umum (Pidum) Prima Poluakan SH, membenarkan pelimpahan tersangka dan barang bukti tersebut.

“Ya, tadi kami telah menerima tersangka dan babuknya dari penyidik polres kotamobagu, terkait dengan perkara arisan online,” katanya.

Prima menambahkan, usai melengkapi seluruh berkas administrasinya, yakni pemeriksaan tersangka dan kesehatannya keduanya kemudian langsung ditahan di Rutan Kotamobagu.

“Tersangka dikenakan pasal 45A Ayat (1) Jo Pasal 28 Ayat (1) Undang-undang RI No. 19 tahun 2016 tentang perubahan atas undang-undang RI No.11 tahun 2008 tentang Informasi dan transaksi Elektronik, dengan ancanan pidana selama 6 tahun,” jelasnya.

Diketahui Keduanya terjerat kasus ini berawal dari arisan online yang dibentuk oleh KM, dengan cara awalnya para tersangka menerima list arisan yang dibuat KM.

Lebih lanjut kata, Prima, para tersangka ini menggunakan akun media Whatsapp, Facebook dan Instagram milik mereka membagikan atau menyebarkan status berupa postingan list arisan untuk menawarkan arisan online dengan iming-iming pembeli akan memperoleh keuntungan sebesar 100% (seratus persen)

Dengan adanya postingan tersebut beberapa orang tertarik membeli arisan online/investasi uang yang ditawarkan tersangka, namun pada saat jatuh tempo (tanggal waktu penerimaan oleh pembeli), para tersangka tidak mengembalikan uang korban/nasabah arisan online.(gie)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.