Pemkot Kotamobagu Ajak Warga Ramaikan Nobar Piala Dunia 2026 di Alun-alun Boki Hontinimbang

KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu mengajak seluruh masyarakat untuk menghadiri kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Piala Dunia FIFA 2026 yang akan dilaksanakan di Alun-alun Boki Hontinimbang pada Sabtu dini hari, Jumat (25/6/2026).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas surat Menteri Dalam Negeri terkait penyelenggaraan Nonton Bareng Piala Dunia FIFA 2026 sebagai upaya membangun semangat kebersamaan masyarakat sekaligus menggerakkan sektor ekonomi kreatif dan meningkatkan aktivitas para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Nobar tersebut dijadwalkan akan dihadiri langsung oleh Wali Kota Kotamobagu, Weny Gaib bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta masyarakat pecinta sepak bola dan kuliner di Kota Kotamobagu.

Adapun pertandingan yang akan disaksikan bersama adalah Prancis vs Norwegia, yang akan berlangsung pada pukul 02.00 WITA, Sabtu dini hari, bertempat di Alun-alun Boki Hontinimbang.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta mengatakan bahwa kegiatan nobar bukan sekadar menjadi ajang menyaksikan pertandingan sepak bola dunia, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat sekaligus memberikan ruang bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif untuk meningkatkan aktivitas usahanya.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Kota Kotamobagu untuk hadir dan bersama-sama memeriahkan kegiatan ini. Mari kita ciptakan suasana yang aman, tertib, dan kondusif, sehingga nobar Piala Dunia tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi daerah melalui kehadiran para pelaku UMKM dan ekonomi kreatif,” ujar Sahaya.

Pemerintah Kota Kotamobagu berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi, menumbuhkan semangat sportivitas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Masyarakat diimbau untuk menjaga kebersihan, keamanan, dan ketertiban selama kegiatan berlangsung sehingga seluruh rangkaian acara dapat berjalan dengan lancar dan sukses. (Lamk)

 

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.