Sitti Rafiqa Bora Bawa 3 Warisan Budaya Kotamobagu Lolos WBTB Nasional
KOTAMOBAGU – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Kota Kotamobagu di bidang kebudayaan. Tiga warisan budaya yang diusulkan Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) berhasil lolos dan resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTB) Nasional oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.
Ketiga warisan budaya tersebut masing-masing Tari Tuitan, alat musik tradisional Rambabo, dan Tradisi Kopatoyan. Ketiganya dinyatakan lulus setelah melalui proses sidang dan penilaian oleh Kementerian Kebudayaan yang hasilnya diumumkan pada Rabu sore (4/11).
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa kekayaan tradisi, seni, dan kearifan lokal masyarakat Kotamobagu memiliki nilai budaya yang patut dijaga, dilestarikan, serta diwariskan kepada generasi mendatang.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kotamobagu, Sitti Rafiqa Bora, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas keberhasilan seluruh usulan yang diajukan.
”Alhamdulillah, perjuangan kita terbayar lunas. Semua usulan dinyatakan lulus. Ini adalah buah dari arahan dan dukungan penuh Bapak Walikota, Wakil Walikota, Sekkot, serta para Asisten dan Staf Ahli, serta sinergi solid antar-OPD,” ujar Rafika, Jumat (6/11/2026).
Dukungan dan sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam proses pengusulan hingga ditetapkannya ketiga warisan budaya tersebut.
Sementara itu, untuk penyerahan sertifikat penetapan WBTB oleh Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Pemkot Kotamobagu masih menunggu informasi resmi terkait jadwal pelaksanaannya.
Dengan ditetapkannya Tari Tuitan, alat musik tradisional Rambabo, dan Tradisi Kopatoyan sebagai WBTB, diharapkan semakin memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat untuk menjaga identitas budaya daerah.
Prestasi ini sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat Kota Kotamobagu bahwa warisan leluhur bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan kekayaan budaya yang harus terus hidup dan diwariskan sepanjang masa kepada generasi muda. (Lamk)
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.