Kelola Sampah dari Rumah, 200 Warga Desa Bungko Terima Kompos Bag dan EM4
KOTAMOBAGU — Staf Khusus Wali Kota Kotamobagu Bidang Lingkungan dan Persampahan Pembangunan Berkelanjutan, Damayanti Potabuga menghadiri penyerahan bantuan kompos bag dan cairan EM4 kepada 200 rumah tangga di Desa Bungko, Kecamatan Kotamobagu Selatan, Selasa (13/01/2026).
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah Daerah terhadap upaya pengelolaan sampah dari tingkat rumah tangga. Program ini diarahkan untuk mendorong masyarakat agar lebih aktif memilah dan mengolah sampah organik secara mandiri, sekaligus mengurangi volume sampah yang dibuang ke lingkungan.
Dalam kesempatan tersebut, Damayanti Potabuga menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program sosialisasi pemilahan sampah rumah tangga yang telah dilaksanakan pada akhir tahun 2025 lalu. Program ini dirancang untuk membangun kesadaran masyarakat agar mampu mengelola sampah secara mandiri, sekaligus mendukung upaya pelestarian lingkungan.
“Program ini bertujuan mendorong kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah secara mandiri dan berkelanjutan. Sebagai bentuk keberlanjutan, Pemerintah Desa Bungko kembali menyalurkan 200 unit kompos bag kepada 200 rumah tangga,” ujar Damayanti.
Lebih lanjut, Staf Khusus Wali Kota menyampaikan bahwa kompos bag berkapasitas 200 liter tersebut dinilai efektif untuk menampung sampah organik dari dua hingga tiga rumah tangga. Keberadaan kompos bag ini diharapkan mampu mengurangi volume sampah yang dibuang ke lingkungan serta menekan beban pengelolaan sampah di tingkat desa.
“Keberadaan kompos bag ini diharapkan dapat mengurangi volume sampah yang dibuang ke lingkungan sekaligus membantu desa dalam pengelolaan sampah yang lebih efektif,” tambahnya.
Melalui program ini, masyarakat diharapkan dapat langsung memilah sampah organik dari rumah, mengolahnya menjadi pupuk kompos padat, serta memanfaatkannya untuk kebutuhan pertanian rumah tangga maupun sebagai produk bernilai ekonomi yang dapat dipasarkan.
Langkah ini menjadi salah satu wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan di Kota Kotamobagu. (Lamk)
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.