Gubernur Sulut Apresiasi Tambahan DAU dari Pemerintah Pusat
SULUT – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus mengapresiasi kebijakan pemerintah pusat yang memberikan tambahan Dana Alokasi Umum (DAU) untuk penyelesaian kurang bayar hingga Tahun Anggaran 2024.
Tambahan DAU tersebut diberikan melalui Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 198 Tahun 2026. Kebijakan ini dinilai memberikan tambahan ruang fiskal bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut dalam menjalankan program pemerintahan dan pembangunan.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan masyarakat Sulawesi Utara, mengucapkan banyak terima kasih atas perhatian yang besar dan tulus dari Bapak Presiden,” kata Yulius, Senin (10/8/2026).
Yulius juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto atas perhatian pemerintah pusat terhadap kondisi dan kebutuhan daerah.
Menurutnya, kebijakan tersebut menunjukkan perhatian pemerintah pusat dalam membantu daerah menyelesaikan kewajiban kurang bayar DAU sampai dengan Tahun Anggaran 2024.
“Ini menunjukkan pemerintah pusat memberikan perhatian terhadap kondisi daerah, termasuk dalam penyelesaian kewajiban kurang bayar DAU,” ujarnya.
Tambahan DAU tersebut, kata Yulius, akan memperkuat kapasitas fiskal Pemprov Sulut. Dukungan anggaran itu juga diharapkan dapat menjaga kesinambungan program pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik.
“Tambahan DAU ini memberikan ruang bagi pemerintah daerah untuk menjaga kesinambungan program dan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Yulius menegaskan, dukungan fiskal dari pemerintah pusat tidak hanya berkaitan dengan penambahan anggaran dalam APBD. Menurutnya, kebijakan tersebut juga menjadi bagian dari penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
“Ini menjadi bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap daerah dan sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keberlanjutan pembangunan,” ujarnya.
Ia berharap tambahan DAU tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pembangunan Sulawesi Utara dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami akan memanfaatkan dukungan ini secara optimal dan tetap mengedepankan pengelolaan anggaran yang efektif, terukur, dan berpihak pada kepentingan masyarakat,” kata Yulius. (Midi)
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.