Duka Mendalam Tragedi Drag Race Upai, WG-RVM Melayat ke Rumah Korban
KOTAMOBAGU – Suasana duka menyelimuti menyusul musibah kecelakaan yang terjadi dalam ajang Open Tournament Drag Race–Drag Bike Kotamobagu Championship 2026 di Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Minggu (9/8/2026)
Di tengah kepanikan dan kesedihan warga, Wali Kota Kotamobagu Weny Gaib (WG) bersama Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat (RVM) turun langsung memantau penanganan para korban.
Keduanya memastikan proses penanganan berjalan maksimal serta berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait menyusul insiden yang menimbulkan korban jiwa dan luka-luka.
Dalam peninjauan tersebut, turut hadir Bupati Bolaang Mongondow Yusra Alhabsyi, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Kotamobagu, serta Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Kotamobagu.
Kehadiran para pimpinan daerah ini menjadi bentuk kepedulian pemerintah sekaligus menunjukkan keseriusan dalam merespons musibah yang terjadi di tengah pelaksanaan kegiatan olahraga otomotif tersebut.
Tak hanya memantau penanganan korban, Wali Kota dan Wakil Wali Kota juga mendatangi sejumlah rumah duka.
Di hadapan keluarga yang tengah kehilangan orang tercinta, Weny Gaib menyampaikan belasungkawa sekaligus memberikan penguatan moral kepada keluarga korban.
“Kami atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah serta seluruh masyarakat Kota Kotamobagu turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas kejadian ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.”
Weny menyampaikan bahwa musibah tersebut menjadi duka bersama, bukan hanya bagi keluarga korban, tetapi juga bagi masyarakat dan pemerintah daerah.
Sementara itu, jajaran Forkopimda yang ikut turun ke lokasi memastikan proses penanganan pascakejadian dilakukan secara cepat dan tepat.
Koordinasi dengan pihak terkait terus dilakukan, terutama menyangkut penanganan korban, pelayanan kesehatan bagi korban luka, hingga proses selanjutnya sesuai ketentuan.
Pemerintah daerah juga menaruh perhatian serius terhadap kondisi para korban yang masih menjalani perawatan.
Musibah tersebut menjadi perhatian besar karena menimbulkan korban jiwa dalam jumlah yang tidak sedikit.
Berdasarkan data yang disampaikan, tujuh orang meninggal dunia dan 10 orang lainnya mengalami luka-luka akibat kejadian tersebut. (Lamk)
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.